Selasa, 08 Mei 2012

Pengertian Lagu Daerah

Lagu daerah adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Bentuk lagu ini Menurut sifat dan keberasalannya lagu daerah dibedakan menjadi dua. Lagu rakyat dan Lagu klasik. Lagu rakyat yaitu lagu yang berasal dari rakyat di suatu daerah. Lagu rakyat tersebar secara alami yang disampaikan secara lisan dan turun-temurun. Contoh lagu rakyat yaitu lagu yang dipakai untuk pernikahan, kematian, berladang, berlayar, menenun, dsb.
Lagu klasik yaitu lagu yang dikembangkan di pusat-pusat pemerintahan rakyat lama seperti ibikota kerajaan atau kesultanan. Lagu klasik dinilai lebih agung dibandingkan lagu rakyat saat pembawaannya. Ini disebabkan karena lagu klasik memiliki fungsi yang lain, yaitu diterapkan pada upacara-upacara adat kerajaan.

sangat sederhana dan menggunakan bahasa daerah atau bahasa setempat. Lagu daerah banyak yang bertemakan kehidupan sehari-hari sehingga mudah untuk dipahami dan mudah diterima dalam berbagai kegiatan rakyat.  Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname (NN).

Fungsi lagu daerah banyak sekali. Diantaranya.
1. Upacara Adat.
Di Sumba sebagai pengiring roh dalam upacara Merapu dan musik angklung dalam upacara Seren Taun (panen padi) di Sunda.
2. Pengiring tari dan pertunjukan
Lagu lagu langgam yang dipadu dengan gamelan di jawa dipakai untuk mengiringi pementasan tari Serimpi di jawa tengah. Bisa juga dipakai unuk pertunjukan wayang kulit, kethoprak, ludruk, drama dsb.
3. Media Bermain
Contohnya cublak cublak suweng dari Jawa Tengah, ampar ampar pisang di Kalimantan Selatan, dan pok ame ame dari Betawi.
4. Sebagai media komunikasi
Pertunjukan musik atau lagu di suatu tempat dapat dipakai media komunikasi secara tidak langsung yang ditandakan dengan banyaknya orang yang melihat pertunjukan.
5. Sebagai media penerangan
Kini lagu dalam aneka iklan layanan masyarakat maupun lagu populer dipakai sebagai media penerangan. Contohnya lagu tentang pemilu, imunisasi, juga lagu bernafaskan agama menjalankan fungsi ini.
Contoh lagu – lagu daerah nusantara sangat banyak sekali. Sesuai daerahnya masing masing, mengingat Indonesia memiliki banyak daerah sehingga banyak kebudayaan yang timbul di setiap-setiap daerah tadi. Mulai dari Sabang sampai Merauke, pulau Miangas sampai pulau Rote. Berikut beberapa contoh lagu daerah dari berbagai daerah di Indonesia.


PENGERTIAN UMUM MUSIK KLASIK
Istilah musik klasik umumnya lebih dikenal luas sebagai musik serius. Walaupun demikian secara khusus dalam diskusi etnomusikologi,istilah musik klasik tidak hanya merujuk pada musik klasik Eropa saja,melainkan juga pada musik-musik di Asia dan Timur seperti misalnya musik klasik Persia, India, Tiongkok, dan lain-lain.
Dalam lingkupmusikologi, penggunaan kata ‘klasik’ bisa mengandung tiga makna. Yang pertama ialah berarti Musik Kuno, yaitu musik yang berkembang pada era Yunani Kuno (masa Antiquity).
Pengertian yang kedua ialah musik pada era Klasik, yang didominasi oleh gaya Wina pada abad ke-18 dengan tiga tokoh komposer yang terkenal yaitu Haydn, Mozart, dan Beethoven. Ketiga, kata ‘klasik’ yang diterapkan pada musik klasik pada saat ini ialah sebagai musik seni (art music); yang pengertiannya berbeda dengan istilah seni musik atau musical arts. Yang dimaksud klasik dalam konteks ini ialah lawan dari musik hiburan.
Secara khusus, di Indonesia ada istilah lagu seriosa untuk menamai musik vokal yang intinya mirip dengan musik klasik pada umumnya. Pokok bahasan musik klasik sangat luas karena tidak melulu membicarakan fenomena musikal yang terjadi di sekitar saat ini tapi juga yang terjadi selama berabad-abad. Dengan demikian berbeda dengan musik non klasik yang didasarkan atas fenomena musikal yang terjadi saat ini atau masa kontemporer, dan tidak jauh dari sekitar abad ke-20.
Tidaklah mengherankan jika secara kuantitatif musik klasik tidak hanya memiliki repertoar yang sangat luas namun juga literatur yang juga luas.Keluasan cakupan pembahasan musik klasik yang menyangkut waktu berabad-abad memungkinkannya untuk dilakukan pembahasan dengan pendektan sejarah, baik secara diakronis melalui pendekatan kronologis,yaitu dari tahun ke tahun secara bertahap, maupun secara sinkronis,yaitu mengkaitkannya dengan aspek-aspek terkait di sekitar periode yang dibahas.
Guna memudahkan pemahaman terhadap musik klasik maka seseorang perlu memahami aspek-aspek sejarah musik klasik yang meliputi pengertian-pengertian dasar mengenai musik secara umum.Walaupun jarang diterapkan pada buku-buku pengantar tentang pengetahuan musik, proses kelahiran sistem tonal berikut pengembangannya selama berad-abad hingga akhirnya digantikan oleh sistem musikal yang lain, juga perlu diketahui. Hingga kini orkestra diyakini sebagai suatu formasi standar dalam bisnis musik klasik.
Sehubungan dengan itu pengetahuan umum tentang orkestra seperti hal-hal yang berkaitan dengan klasifikasi instrumen, perlu diketahui. Walaupun orkestra termasuk ke dalam hal penting yang perlu diketahui, namun dalam kenyataannya formasi yang berkembang di masyarakat justru adalah instrumen-instrumen solo dan vokal.
Indonesia merupakan negara kepulauan yang di huni berbagai etnis atau masyarakat daerah yang memiliki bahasa daerah dan kesenian yang beraneka ragam. Masing-masing masyarakat daerah itu memiliki ciri-ciri adat istiadat sebagai identitas budaya lokal. Suku Batak misalnya terdiri dari masyarakat adat yang terikat satu sama lainnya oleh sistim marga, yang diperoleh karena ayah adalah bagian dari keturunan marga tersebut sehingga menjadi kesatuan solidaritas keluarga besar dalam salah satu marga orang Batak. Suku Minangkabau terdiri dari orang-orang yang terikat satu sama lain oleh keanggotaan dalam sistim suku. Suku Jawa terdiri dari orang-orang Jawa setiap dalam keluarga besar merupakan kesatuan solidaritas bersama. Negara Kesatuan Republik Indonesia terdiri dari 3000 pulau besar dan kecil yang diperkirakan terdiri dari kurang lebih 300 kelompok etnis yang hidup didalamnya yang disebut kepulauan Nusantara, dikenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang memaknai kehidupan pluralitas yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu. Lagu-lagu rakyat merupakan salah satu karya seni yang dimiliki berbagai etnis di Indonesia yang jumlahnya cukup banyak tersebar kawasan Nusantara. Walaupun demikian konsep lagu rakyat Indonesia masih bercampur baur oleh karena konsep pemahaman masing-masing daerah di Indonesia masih berbeda-beda Sampai saat ini belum ada kriteria secara tegas mengenai reportoar lagu rakyat yang masuk kategori lagu rakyat dengan lagu tradisional, lagu daerah, dan pop daerah. Ditambah lagi dengan pengertian bahwa penyanyi ballada di Indonesia dianggap sebagai penyanyi lagu rakyat, tentunya menambah beban rumitnya pemahaman terhadap terminologi lagu rakyat itu sendiri.

Pemusik & Penyanyi Ballada Lagu Rakyat (Foto Dok:Wisnu. M)

Kekhawatiran Amir Pasaribu terhadap kerancuan pemakaian istilah untuk musik di Nusantara seperti yang ditulis dalam bukunya ‘Analisis Musik Indonesia’, bahwa perbedaan musik rakyat dan musik seni atau musik kultur di Indonesia belum disadari, sehingga menimbulkan salah paham yang besar. Kesalah pahaman itu juga disebabkan oleh karena belum ada kesadaran akan kenyataan yang berlaku saat ini di Indonesia. Sudah saatnya masyarakat diberi pengertian yang jelas, mengenai perbedaan antara seni rakyat yang tumbuh dikalangan para kaum petani di pedalaman dan di lembah pergunungan dengan seni rakyat yang berkembang di perkotaan. Seni musik, tari, dan bahasa yang lahir dari rakyat di pedalaman tumbuh subur ditengah-tengah masyarakat, disayangi oleh rakyat biasa dan tersebar luas sampai ke rakyat jelata.1

Latar Belakang Lagu Rakyat Indonesia
Istilah kata rakyat sangat populer dalam bahasa Indonesia, seperti rakyat jelata, rakyat kecil, merakyat, kerakyatan, kedaulatan rakyat, kesenian rakyat dan sebagainya. Bahwa pada prinsifnya istilah rakyat mengandung pengertian politis, yaitu berorientasi kepada masalah kedaulatan suatu negara dalam hubungannya secara timbal balik antara pemerintah dengan penduduk negara tersebut. Sampai saat ini tidak ditemui perbendaharaan kata rakyat pada setiap bahasa daerah di Indonesia. Akhirnya semua produksi seni pertunjukan yang telah merakyat sudah sangat populer dalam kehidupan rakyat disebut kesenian rakyat.
Di Minangkabau misalnya, semua kegiatan masyarakat yang bersifat hiburan disebut pamainan anak nagari (permainan anak negeri) dibedakan menjadi beberapa klasifikasi yaitu Permainan Rakyat dan Kesenian Rakyat. Permainan rakyat meliputi segala kegiatan hiburan masyarakat yang tidak bersifat seni pertunjukan, misalnya main layang-layang, berburu babi, pacuan kuda, karapan sapi dan adu kerbau. Sedang seni rakyat meliputi segala kegiatan hiburan yang bersumber dari seni pertunjukan, seperti lagu rakyat, musik rakyat, tari rakyat, cerita rakyat (bakaba), serta teater rakyat (randai). Nampaknya klasifikasi kesenian rakyat ini belum bisa diberlakukan secara umum, karena tidak semua jenis seni akan bersifat merakyat dalam penyajiannya pada kehidupan suatu etnis. Sebenarnya konsep kesenian rakyat Minangkabau dapat dijumpai dibeberapa daerah lain di Indonesia, perbedaannya dapat ditinjau dari konsep musiknya sesuai dengan pandangan filosofi budaya masyarakat pendukungnya. Menurut Victor Ganap bahwa peristiwa kehidupan manusia dari waktu ke waktu akan mengalir dalam berbagai bentuk ekspresi, termasuk diantaranya lewat lagu-lagu raktyat. Pada dasarnya masyarakat pendukung lagu rakyat tergolong masyarakat yang memiliki kepedulian kepada segala sesuatu yang terjadi disekitar lingkungan mereka, seperti halnya dengan mereka yang menciptakan dan menyanyikan lagu rakyat.2
Lagu-lagu rakyat adalah sesuatu yang diciptakan oleh manusia untuk masyarakat itu sendiri, sekaligus sebagai sarana hiburan, selain ajaran bersifat filosofis, didaktis, dan sebagainya. Setiap etnis di dunia memiliki lagu rakyat atau musik rakyat namun masing-masing lagu rakyat tumbuh dan berkembang melalui proses dengan latar belakang filosofi berlainan.3
Istilah lagu rakyat di Indonesia merupakan terjemaan dari folksong di Barat. Namun akhirnya istilah folksong adalah kegiatan sekelompok paduan suara dengan instrumen musik menyanyikan lagu daerah yang biasa dilakukan vokal grup remaja Indonesia di nusantara, berkembang sejak dulu dari masa kolonial Belanda hingga kini. Sebenarnya masyarakat Eropa kurang mempopulerkan istilah folksong, mereka lebih memasyrakatkan istilah folkmusic yang meliputi materi folksong didalamnya.
Definisi lagu rakyat adalah hasil karya dari sebuah tradisi yang telah dikembangkan melalui proses penyampaian secara lisan (oral transmision), secara umum tidak diketahui para penciptanya.
 Faktor-faktor yang menentukan wujud dari hasil tradisi itu adalah
(1) Kontinunitas yang menghubungkan masa lampau dengan masa kini.
(2) Variasi yang muncul sebagai hasil naluri kreatif individu atau hasil kreatif kelompok (kolektif).
(3) Seleksi dilakukan oleh komunitas lingkungan itu sendiri dalam menentukan bentuk musik atau lagu yang tercipta, agar supaya dapat bertahan sepanjang masa
Lagu rakyat dapat dipakai dan dikembangkan dari suatu titik permulaan bersifat sederhana oleh sekelompok masyarkat dan tidak tepengaruh oleh musik populer atau musik klasik sedang lagu rakyat tidak termasuk dalam kategori musik populer.
Kategori lagu rakyat adalah triban music yang tumbuh dan berkembang dari lingkungan budaya tradisi lisan. Artinya suatu lagu yang ada ditengah-tengah kebudayaan yang tidak mengenal tulisan.
 Ciri-ciri khas triban music yaitu,
(1) Secara umum diterima masyarakat tribal secara turun temurun.
(2) Diturunkan secara oral.
(3) Bersifat sederhana, tetapi tidak berarti sesuatu yang bernilai rendah.
(4) Bersifat komunikatif dan kompleks.
(5) Hampir seluruh reportoar dikenal masyarakat tribal itu sendiri.5
Dengan demikian konsep lagu rakyat, musik rakyat adalah tidak bedasarkan kepada jenisnya, tetapi dengan bentuk suasana penyajiannya. Sebagai konsep lagu rakyat Indonesia adalah tidak persis sama dengan konsep musikal folksong yang dimiliki bangsa-bangsa Eropa. Selanjutnya oleh karena folksong di Eropa meliputi ‘Ballada-ballada’, dalam hal ini tidak perlu dibandingkan dengan lagu-lagu rakyat di Indonesia.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar