Label

Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Februari 2013

Kenangan .


Tuhan ..
Ma’afkan aku yang tak bisa menerima kenyataan ini dengan besar hati, ma’afkan aku yang tak bisa melupakan semuanya, dan aku selalu bersifat munafik hanya demi dirinya. Bila yang terbaik tertuju pada dia dan pasangannya, aku harap dia tak menerjemahkannya di depan tatapan mata aku. Hilangkan bayangan wajahnya dari dalam pikiranku, hapus namanya dari dalam hatiku, hidupkan kembali semangat hidupku walau tanpanya, dan yang terpenting format semua memory tentang nya baik bersamanya dan rasaku padanya :’( ..

Tuhan ..
Aku ingin dia bahagia, walaupun aku tidak akan pernah bisa menjadi sumber kebahagiaannya. Dia telah menentukan pilihan hidupnya bersamanya, dia akan lebih baik tanpa aku. Untuk mendapatkan yang dia ingingkan harus diusahakan. Walaupun semuanya hidup dalam kenyataan, bayang-bayang masa lalu tak akan hilang ...
Tak akan pernah ada tangisan yang terurai jatuh di hadapannya ..
Tak mungkin aku akan melakukan hal yang tak bisa aku lupakan ..
Tak dapat aku menahan semua rasa yang tak ujung jua akhirnya ..
Kebersamaan nya hanya membuatku putus asa dan tak menentu, kehilangan harapan, tanpa tujuan ..
***SELAMAT TINGGAL KENANGAN :’(:’(

Sabtu, 26 Januari 2013

Maroon 5

Maroon 5 adalah sebuah grup musik beraliran pop rock yang berasal dari Los Angeles, California. Grup ini awalnya terbentuk pada tahun 1004 dengan nama Kara's Flowers saat mereka masih bersekolah di Sekolah Menengah Atas. Dengan anggota Adam Levine, Jesse Carmichael, Micky Madden dan Ryan Dusick, mereka menandatangani Reprise Record dan meluncurkan album The Fourth World pada tahun 1997. Setelah tanggapan yang hangat pada album tersebut, band ini memisahkan diri dari label rekaman mereka dan masuk perguruan tinggi. Pada tahun 2001, band ini bersatu kembali dan menambah James Valentine menjadi anggotanya, dan menuju arah yang baru di bawah nama Maroon 5.
Maroon 5 menandatangani Octone Record dan merekam album debutnya pada tahun 2002. Albumnya, Songs About Jane, dirilis pada bulan Juni 2002. Lagu pertamanya "Harder to Breathe" sering disiarkan, sehingga membantu mendorong album ke peringkat 6 pada Billboard 200 Amerika Serikat. Lagu kedua dan ketiga dari album, "This Love" dan "She Will Be Loved", adalah hits seluruh dunia pada tahun 2004. Band ini memenangkan Grammy Award untuk Artis Baru Terbaik pada tahun 2005. Pada beberapa tahun setelahnya, band ini secara khusus mengadakan tour keliling dunia untuk mendukung Songs About Jane dan mengeluarkan dua rekaman langsung (live): 1.22.03.Acoustic pada tahun 2004, dan Live — Friday the 13th pada tahun 2005. Dusick meninggalkan band pada bulan September 2006, mengutip luka yang diderita oleh tur konstan, dan digantikan oleh Matt Flynn. Album studio kedua Maroon 5 ini Tidak Akan Segera Sebelum Panjang dirilis pada tahun 2007, dengan single "Makes Me Wonder", yang single pertama mereka untuk mencapai nomor satu di chart Billboard Hot 100, "Tidak akan Go Home Without You "dan" Wake Up Call ". Band ini tampil live di dua tur antara bulan Juni dan November 2007. Selama waktu itu kompilasi lagu-lagu yang belum pernah dirilis sebelumnya, The Collection B-Side, dibebaskan.Dua album live dan album remix diterbitkan pada tahun 2008. Tangan ketiga Maroon 5 album studio All Over dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 21 September 2010. Sejak memulai debutnya pada tahun 2002, band ini telah menjual lebih dari 10 juta album di Amerika Serikat. Hit Maroon 5 terbesar namun "Bergerak seperti Jagger" menampilkan Christina Aguilera, menjual lebih dari 8,5 juta kopi di seluruh dunia pada Juni 2012, sehingga membangun dirinya sendiri di antara single terlaris sepanjang masa.

Personil

Anggota tetap
Mantan anggota

Selasa, 30 Oktober 2012

Love In Paris


, kota perlambang cinta paling indah pada belahan Bumi. Di kota tersebut pula Yasmin sama Reno dipertemukan sama takdir. Selanjutnya cinta memang meruntuhkan segalanya. Walaupun mempunyai pandangan yang berlainan mengenai cinta, akan tetapi keajaiban cinta pula yang menyatukan mereka.
Yasmin yang mempunyai angan-angan yakni mendapatkan "Prince Charming" di Paris, saat ini mesti diuji kesabarannya pada saat berjumpa Reno yang kerap memandang sinis masalah cinta. Di sisi lain yaitu Rafa, sahabat Yasmin semenjak kecil, yang menunggu cinta sejati Yasmin buat dirinya.
Rafa memiliki sifat bertolak belakang sama Reno, akan tetapi tak mampu menghadirkan cinta yang ada di hati Yasmin. Walaupun jika bisa memilih, Yasmin bakal lebih bahagia jatuh cinta pada sahabat terbaiknya yang kerap siap menghapus airmata serta membuatnya tertawa pada saat terpuruk.
Bagi Yasmin, jatuh cinta pada atmosfer Kota Paris, tak selamanya membuat semuanya jadi lebih indah. Masih ada Aqila, cewek cantik yang hampir sempurna yang terobsesi buat memiliki Reno. Anehnya, di antara Yasmin sama Aqila seolah terdapat sesuatu yang memesona mereka.
Sementara hal itu di saat benih-benih cinta makin bersemi, Yasmin sama Reno sama-sama mesti menerima kenyataan pahit. Ujian untuk cinta mereka meluncurkan opsi yakni mempercayai keajaiban cinta ataupun menyerah pada realitas yang menghalangi cinta nya buat bersatu selamanya. Yasmin sama Reno dipertemukan sama cinta jauh dari lokasi mereka berasal.
Bagaimana akhir cerita cinta Yasmin sama Reno? Mampukah mereka melakoni ujian cinta seperti itu sampai maut memisahkan? Tonton "Love In Paris", salah satu kisah cinta yang bertutur mengenai indahnya pengorbanan juga pahitnya cinta.


Ini dia beberapa nama pemeran Love In Paris dan memang belum semua saya masukan.
Rio Dewanto Rafa
Dimas Anggara Reno
Michelle Zudith Yasmin
Yunita Siregar Aqila
Rocky Jeff
Ira Wibowo
Surya Saputra Arif
Amara
Marcella Daryanani
Maeeva Amin
Haykal Kamil
Mathias Muchus
Vemmy SagitaDirector / Sutradara
Nonton Trailer Sinetron Love In Paris

Jadwal Tayang Film Love In Paris

Tanggal Jam Judul Acara Tempat
Tiap Hari19:00SCTV

Selasa, 23 Oktober 2012

Dimas Anggara


Dimas Anggara (lahir di Jakarta, 10 September 1988; umur 24 tahun) adalah model dan aktor yang berasal dari Indonesia. Ia mengawali kariernya yang tampil pada FTV Andai Mati Besok yang dilanjutkan dengan peran sebagai Balqi dalam film Kembang Perawan ditahun 2009
Dimas Anggara adalah salah satu bintang muda yang lagi bersinar, bahkan selebriti cantik Poppy Bunga sedang tergila-gila dengannya, pesinetron tampan itu membuat Poppy bahkan rela bunuh diri! namun itu semua hanyalah kisah dalam sinetron terbaru mereka, KUPINANG KAU DENGAN BISMILLAH.



Inilah Profile dan Biografi Dimas Anggara :

Nama : Dimas Anggara
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Lahir : Jakarta, 10 September 1988

Sekolah : Universitas Pelita Harapan
Berat Badan : 63 kg
Tinggi Badan : 173 cm


Biografi :

PERSONAL
Dimas Anggara adalah aktor asal Jakarta yang lahir pada tanggal 10 September 1988. Sejak awal, dia memang mengawali karir di dunia hiburan lewat dunia akting. Hingga kini putra pasangan Ardi Moeharyoso dan Delly Malik ini telah membintangi sejumah FTV, film dan sinetron.

Anak kedua dari dua bersaudara ini sempat menjalin hubungan dengan aktris sekaligus penyenyi Thalita Latief. Namun hubungan tersebut akhirnya kandas di tengah jalan. Selain dikenal karena aktingnya, Dimas juga sempat membuat heboh karena wajahnya dianggap mirip dengan aktor Zumi Zola.

KARIR
Karir Dimas bisa dibilang berawal dari ketidaksengajaan. Ketika dia sedang berjalan-jalan di sebuah mall, tiba-tiba dia mendapat tawaran untuk mengikuti casting sebuah film di FTV. Akhirnya, setelah menerima tawaran tersebut, Dimas mendapat peran di sebuah judul FTV.

Sejak kemunculannya di FTV berjudul ANDAI MATI BESOK, nama dan wajah Dimas mulai dikenal di dunia hiburan. Akhirnya, hingga kini, dia tidak pernah sepi tawaran untuk iklan dan syuting. Hingga kini sudah sejumlah FTV yang dia bintangi. Namanya semakin populer ketika membintangi film berjudul KEMBANG PERAWAN.

Walaupun boleh dibilang masih baru dalam kancah industri seni peran, namun prestasi penggemar berat aktor Leonardo Di Caprio ini patut diacungi jempol. Berkat kiprahnya di dunia akting, Dimas sempat masuk dalam nominasi Pembantu Pria Terfavorit dalam FTV Awards
Filmografi
Sinetron
FTV
  • Andai Mati Besok
  • Pinguin Untuk Kayla
  • Boothcamp Cinta
  • Kugenggam Cintamu Di Malioboro
  • Pembantu Cantik Itu Pacarku
  • Bidadari Penjaga Hati
  • Ramona Cinta Gilaku
  • Bidadari Lapangan Parkir
  • Silat Boy 5
  • Kado Valentine Untuk Lintang
  • Hansip Yang Mencuri Hatiku
  • Marlena looking for cinta
  • Janji manis untuk mei-mei
  • All About jamillah
  • Mike Jagger Kecantol Cinta Seleb Kampung
  • Ujian Cinta Calon Menantu



Kamis, 04 Oktober 2012

Ramalan *amiin*

*Wajah Mirip Artinya Jodoh, benarkah ?
 
 
 
ekiseptianidwi.blogspot.com. – Seandainya seseorang berkata, “wajah kamu kok mirip sih sama dia, jodoh nih”. Kira-kira komentar kamu bakalan sedih, seneng, atau justru marah karena dia bukan tipe ideal kamu ?
Para peneliti menyimpulkan bahwa memiliki kepribadian yang menarik mungkin ada kaitannya dengan membuat wajah terlihat menarik. Begitupun dengan dua orang yang memiliki kepribadian yang sama, akan membuat mereka terlihat memiliki wajah yang sama.
Untuk menentukan jodoh, di beberapa daerah tertentu sebagian dari mereka masih menganut sistem perhitungan tanggal lahir ataupun hari lahir. Ada juga yang menentukannya berdasarkan nama, weton, juga arah angin. Nah, jadi untuk melihat jodoh berdasarkan kemiripan wajah apa bisa ?
Well, kepercayaan maupun teori yang menyebutkan bahwa jodoh bisa dilihat dari kesamaan wajah, itu tidak benar. Penjelasannya adalah, karena memang tidak ada penelitian ilmiah yang membenarkan perihal hal tersebut. Juga, tidak ada kitab ataupun hadits yang mendasari kepercayaan itu. Dan, masa sih saya berjodoh sama Justin Bieber, yang bener aja J
Orang-orang yang berkumpul karena cinta akan melihat kesamaan diantara jiwa mereka. Bisa karena kesamaan hobi, karakteristik, perilaku, perasaan, ataupun kesamaan pandangan hidup, dan lain sebagainya. Bekerja di tempat yang sama, memiliki hobi yang sama membuat pertemuan menjadi intens, dan karakteristik yang sama membuat mereka menjadi lebih memahami satu sama lain. Jadi tidak heran, jika pada akhirnya kamu jatuh cinta kepada seseorang yang mirip dengan diri kamu sendiri.
“Seorang wanita yang baik, akan mendapatkan seorang pria yang baik. Begitupun sebaliknya, seorang pria yang baik akan mendapatkan seorang wanita yang baik.”
Jadi, kesamaan wajah bukanlah dasar dari seseorang itu jodohnya atau bukan. Melainkan, sifat dan karakteristiknya lah yang akan membuat seseorang itu terlihat mirip satu sama lain dan akhirnya berjodoh.
Nah, pasanganmu, mirip tidak denganmu ?

*Mimpi Bertemu

ekiseptianidwi.blogspot.com – Apa kamu percaya jika mimpi datang karena kita menginginkan mimpi seperti itu? terkadang jika kita terlalu memikirkan suatu hal, hal tersebut dapat datang dalam mimpi tidur kita atau saat kita merindukan seseorang atau bahkan sebaliknya ada orang yang merindukan kita. Dan apa yang terjadi jika kita memimpikan seseorang yang sudah tidak hidup didunia kita lagi.
Dari beberapa contoh mimpi yaitu, jika kame bermimipi bertemu denga almarhumah ibu yang dapat diartikan agar kamu tidak ceroboh dalam mengambil keputusan, namun jika kamu bermimpi bertemu seorang wanita dapat diartikan kamu akan mendapatkan sebuah jalan dalam kehidupanmu. Mimpi memang hanya sebatas bunga tidur namun banyak orang yang masih mempercayai hal spiritual. Mimpi merupakan salah satu petunjuk mereka dalam hidup, bukan berarti tidak mempercayai kekuatan rahasia tuhan namun banyak orang yang masih merasa butuh petunjuk dalam hidupnya.
Kembali kedalam contoh mimpi sehari hari, jika kamu memimpikan bertemu dengan presiden, karena kamu memimpikan pemimpin paling tinggi di negaramu  maka arti mimpimu juga mencapai hal yang tinggi yaitu usahamu akan sukses. Namun jika kamu memimpikan bertemu tetangga rumah yang menandakan bahwa kamu harus meredam emosi di keseharianmu.
Jika kamu memimpikan bertemu dengan polisi menandakan akan terlindungi dari kegaduhan dari sekitarmu. Dan apabila kamu bermimpi bertemu dengan wanita hamil mengartikan akan memperoleh tambahan uang. Jika kamu bertemu salah satu sanak keluarga contohnya ipar biasanya mengartikan ada ketidakharmonisan satu sama lain antara keluarga.terlepas dengan mimpi apa yang akan kita percaya, memang tidak ada yang benar atau yang salah. Jika kamu merupakan salah satu yang percaya dengan mimpi, dapat membuat suatu langkah untuk berhati hati dalam setiap pilihan hidup yang akan kamu pilih.

*Arti Mimpi Mandi

 
ekiseptianidwi.blogspot.com – Apakah kamu termasuk tipe orang yang penasaran akan arti mimpimu semalam? Atau kamu hanya merasa mimpi bagaikan bunga tidur saja? Terkadang alam bawah sadar mengajak kita melihat sesuatu yang tidak jelas, tidak dapat diraba namun kita hanya bisa melihat. Ada juga mereka yang mempercayai bahwa mimpi adalah petunjuk bagi mereka di kehidupan nyata. Kalau kamu tidak percaya, mungkin bisa tanyakan kepada orang tua atau kakek nenek kalian, biasanya orang dulu masih percaya dan hafal akan arti mimpi.

Pernahkah kalian bermimpi bahwa kamu sedang mandi, orang umum biasanya menyebutkan kalau kita bermimpi mandi itu tandanya kita akan sakit. Namun penjelasan tidak berhenti hanya dalam hal itu saja, kita bisa memilah bahwa ada beberapa macam konteks pada saat kita mandi dalam mimpi.
Beberapa mimpi kadang terlalu rumit untuk dijelaskan, ada juga berupa mimpi sederhana dan menurut kita tidak berarti apa-apa. Dalam hal bermimpi sedang mandi, jika kamu mandi ditempat terbuka itu menandakan bahwa kamu adalah orang yang tabah dalam segala cobaan hidup.
Cerminan hidupmu didunia nyata dapat masuk dalam dunia tidur, seperti kita mandi dengan air dingin yang menandakan kamu dapat mengalahkan pesaingmu. Selain dapat melihat di dunia alam bawah  sadar kita juga dapat merasakan apa yang kita sentuh, alam bawah sadar memang tidak dapat dipikirkan secara logika.
Beberapa macam mimpi yang hadir, salah satunya mandi di air keruh menandakan bahwa sang pemimpi akan jatuh sakit atau akan mengalami kerugian. Sedangkan mimpi mandi di air jernih akan mengalami kebahagiaan dan keuntungan dalam hidup.

*Hoki/Keberuntungan Berdasarkan Tanggal Lahir
Ada beberapa cara untuk mendapatkan tren keberuntungan atau hoki seseorang. Salah satunya adalah melalui identitas yang dimiliki oleh setiap orang, yaitu Tanggal Lahir. Caranya seperti ini.
Misal :
tanggal lahir kamu adalah 19 Maret 1977
dipecah menjadi : 1 + 9 + 3 + 1977 =1990
1+9+9+0=19
1+9=10
1+0=1
Jika hasil yang dicapai sudah mencapai 1 digit, kamu tinggal lihat daftar dibawah ini untuk mendapatkan analisa hoki yang kamu bawa dari lahir :
1. Keberuntungan selalu menyertai kamu, meskipun kamu tidak pernah terlalu tergantung kepadanya. Biasanya disaat kamu sedang benar-benar memerlukannya, keberuntungan itu dengan sendiri menyinari kamu. Namun, kemandirian kamu itulah yang sebenarnya yang menyebabkan mengapa kamu selalu beruntung dan hoki…..
2. Kamu cenderung berpikir semua orang lebih beruntung dibanding kamu, tapi….jika kamu mendapat restu dan dukungan dari orang lain, boleh dikata hampir tak ada yg tidak bisa kamu lakukan
3. Apapun bidang kehidupan kamu, kelihatannya kamu akan selalu berhasil dan sukses, asalkan kamu tekun dan konsisten juga mau bertahan cukup lama pada salah satu bidang dan mencoba menyelesaikannya. Satu resep untuk mengoptimalkan keberuntungan kamu : Tetaplah Konsisten dan Ulet.
4. Kamu setuju bahwa setiap orang memiliki hokinya masing-masing, tapi kamu adalah orang yg pertama yang selalu mengenali datangnya hoki. Terutama jika bicara mengenai hubungan cinta.
5. Kamu merasa perlu menyenangkan semua orang yang ada di sekitar kamu. Tentunya ini akan kurang baik karena bisa menutup pintu hoki kamu. Pintu hoki menuju cinta sejati dan karir yang baik baru akan terbuka untuk kamu jika kamu mencoba mengurangi dan berhenti berusaha terlalu keras untuk menyenangkan semua orang disekitar kamu.
6. Kamu sangat beruntung dikelilingi oleh mereka yang peduli dan menyayangi kamu, namun tetap saja kamu merasa tidak merasa beruntung dalam hubungan cinta.
7. Kamu pasti sering mengalami keajaiban kecil, disadari atau tidak. Terutama dalam hal cinta dan keuangan. Kamu akan sering menemukan keduanya saat menindak lanjuti sebuah pertemuan yang tak terduga.
8. Hoki akan mendatangi kamu dalam bentuk peluang, dan itu hanya terjadi jika kamu mengambil keputusan dengan hati dan pikiran.
9. Kamu memiliki kekuatan untuk menarik hampir semua orang yang kamu inginkan dalam hidup ini. Hal ini disebabkan karena dewi fortuna selalu menyertai kamu, bukan itu saja untuk orang-orang yang dekat dengan kamu pun akan tertular keberuntungan yang kamu pancarkan.

Selasa, 14 Agustus 2012

DREAM OF UTOPIA: Maiden of Tears (Sammy Balladrom - 2008)

Data Buku:
Penerbit: Diwanteen
Editor: F Assegaf & Achmad Rifki
Setting & Layout: mps creativa
Sampul: Faisal Rangga
Tebal: 565 halaman.

Mimpi, adalah langkah pertama seorang manusia memasuki dunia fantasi. Ga berlebihan anggapan itu, mengingat di situlah gerbang pertama kita menyadari bahwa ada 'dunia' lain di balik dunia yang kita kenal. Dan di 'dunia' itulah kita mulai mengalami sebuah dunia yang tanpa batas wilayah, tak berbatas ruang dan waktu, di mana kita bisa menjelajah tanpa halangan, satu-satunya pembatas hanyalah ketika tiba waktu pagi :)

Mimpi, adalah Fantasy dalam bentuk yang paling dikenal oleh umat manusia.

Tak heran, bahwa banyak kisah Fantasy yang lekat dengan dunia mimpi. Mungkin cerita Fantasy paling awal yang saya kenal yang terkait mimpi ini adalah kisah Alice in Wonderland. Dan tentunya, masih banyak kisah Fantasy yang punya hubungan lekat dengan mimpi. Dan seluas dunia mimpi itu sendiri, kupikir apa yang bisa digali dari dalamnya sebagai bahan pembuatan cerita Fantasy bisa dianggap tak terbatas, seluas imajinasi manusia.

Dream of Utopia, sebuah novel perdana dari pengarang yang baru lulus SMA, Sammy Balladrom, termasuk salah satu yang menggali dunia mimpi ini secara kreatif.

Tersebutlah Alvernod Wolfric, dipanggil Verno, seorang remaja di kota Magestone, USA, yang mendapatkan sebuah tawaran aneh, untuk bergabung dengan dunia mimpi Dream Utopia, dimana setiap anggotanya bisa keluar dari mimpi mereka yang semu, dan masuk ke dalam mimpi yang nyata (maksudnya realistik). Di Dream Utopia, mereka dapat mengalami sebuah dunia alternatif yang memukau, alam yang amat berbeda, Elfa, Animala, Planta, dan kekuatan-kekuatan sihir. Setiap kali mereka tidur di alam nyata, akan terbangun di Dream Utopia. Dan sebaliknya, bila tidur di Dream Utopia, akan terbangun di Dunia nyata. Dan bonusnya, tubuh tetap segar seperti biasa. Dan advantage-nya, di dunia Dream Utopia, kamu akan tetap mengingat segala hal yang terjadi baik di dunia nyata maupun di Dream Utopia, sementara disadvantage-nya, di dunia nyata kamu akan melupakan apa yang terjadi di Dream Utopia (Now, why would somebody want to have that, beats me! Apa gunanya bermimpi indah kalo gak bisa mengingatnya?).

Ini premis yang sangat menarik, dan easily sangat workable untuk dikembangkan dalam sebuah novel. Gini dong, bikin ide, gak usah susah-susah, gak usah grande-grande-an, sederhana tapi langsung bisa nge-gas. Berkahnya, penulis bisa lebih concern mikirin aspek kepenulisan untuk membuat ceritanya menjadi lebih memikat pembaca.

Membaca Dream of Utopia, saya sungguh terkesan. Pengarang memiliki kemampuan bertutur yang lancar dan terang, dengan balancing yang pas antara action, narasi dan dialog. Pengarang memang memilih setting non Indonesia, dengan alasan yang hanya diketahuinya sendiri mengapa. Tapi penerapan setting non-lokal (dalam hal ini nuansa negeri paman Sam) berhasil diterapkan secara baik dan natural. Kalo saya bilang bahwa kesannya persis seperti membaca novel terjemahan dari pengarang luar nagri, jangan buru-buru anggap itu sebagai komplimen, karena buat saya bisa nulis kayak orang bule itu nggak terlalu membanggakan. Menjadi komplimen ketika saya merasakan tulisan Sammy lancar tanpa memaksa, sekalipun bersetting bukan Indonesia. Artinya pengarang sudah melakukan balancing yang amat baik untuk menjaga agar tulisannya dinikmati secara konsisten dan koheren. Ada banyak karya tulis lokal yang secara aneh memposisikan orang Amerika seperti berpikir dan bertindak secara Indonesiawi (kalau orang indonesia berpikir dan bertindak secara Amerikawi, itu udah gak aneh lagi sekarang, hehehe). Rasanya style menulis pengarang sudah bebas dari kesalahan-kesalahan gegar budaya, seperti penulisan dialog "Dong, Deh" dan semacamnya dalam setting yg supposedly non-Indonesia, dan juga berhasil membuat bahasa percakapan dalam dialog menjadi tak terlampau kaku atau 'maksa'.

Hanya ada sedikit banget kesalahan, yang hanya mungkin dipersoalkan oleh mulut-mulut cerewet macem gue punya, hehehe. Misalnya penyebutan Mrs. untuk tokoh-tokoh gadis yg masih pada remaja (kudengar cukup lazim untuk kesopanan? tapi karena konteksnya disini penyebutan kepada mereka selaku siswi, mustinya yg lebih tepat adalah Miss). Kemudian nama Verno, dipanggil singkat sebagai "Ver,.." koq rada aneh untuk orang Amerika. Mustinya sebagaimana nama Dalton yang dipanggil "Dalt,", Verno juga lebih cocok dipanggil, "Vern,"

Selebihnya, cukup perfect. Dan kelebihan lain yang saya rasakan adalah keberhasilan Sammy untuk membuat "page turner", alias novel yang membuat kita mampu membaca terus dan gak terasa membalik halaman demi halaman. Membaca Dream of Utopia, sekilas terasa bagaikan membaca Harry Potter, dan ITU adalah sebuah komplimen!

Proficiat juga untuk dunia fantasi yang diciptakan oleh Pengarang. Benar-benar dunia yang dipenuhi imajinasi. Dunia Dream Utopia adalah bagaikan dunia dongeng, dan pengarang berhasil menggambarkan itu melalui deskripsi yang amat kaya, melibatkan warna-warna, bentuk-bentuk fantasi, hewan fantasi, sampai dengan konsep fantastik (misalnya rumah pohon raksasa Yggdrasil yang terdiri dari ribuan kamar). Begitu mudah dibayangkan oleh pembaca, sekaligus rasanya begitu mudah divisualisasikan secara indah oleh seorang ilustrator kompeten. Dan yang penting, saya merasakan bahwa semua khayalan itu memang hadir pada tempatnya, tidak terasa seperti mengada-ada atau tempelan (biasanya terasa demikian apabila sistem logikanya kedodoran).

Mari saya ambilin contoh:

Terbentang luas hamparan rumput hijau kebiruan--hamparan rumput di dalam sebuah pohon raksasa--memantulkan sinar matahari dari embun-embun yang menggantung di ujung rumput. Bunga peony, chrysanthemum, hyacinth, hydrangea biru dan merah jambu, jasmine, anggrek, ros, melati, dahlia, kamboja, dan berbagai bunga liar menjalar menguasai seluruh bebatuan dan pilar-pilar menjulang--seolah menunjukkan keanggunan luar biasa yang mereka miliki. Patung-patung berbentuk animala dan elfa tersusun rapi mengelilingi lingkaran tengah pohon.

Sebuah kolam besar terlihat tak jauh dari hadapan mereka, dikelilingi oleh tujuh kolam segitiga yang lebih kecil, airnya sebening kristal, serta memunculkan pelangi lengkung sempurna di atasnya. Puluhan ikan melompat dari dalamnya, ikut menghirup udara segar yang ada--menyapa mereka dengan kombinasi warna bagai lukisan seorang maestro. Beberapa Elfa berpakaian gaun mengkilap bermain berpasangan, membentangkan sayap-sayapnya yang mungil, melayang menyenangkan di atas permukaan rumput. Kelinci dan tupai berjalan kesana-kemari, melompat dengan riang. Lapangan rumput ini dikelilingi pilar-pilar cokelat, membentuk lingkaran pohon yang tingginya entah berapa lantai. Pohon raksasa ini terlihat bagai tabung berongga. Di kiri-kanan terlihat lorong lebar--sebenarnya membantuk lorong lingkaran--berlantaikan marmer, campuran warna coklat dan peach.

(suasana di dalam Yggdrasil, hal. 158-159)


Masih banyak yg lebih bagus dari ini, cuma saya males ngetikin semuanya, hehehe,.. mendingan baca aja bukunya sendiri. Dan rasanya ini novel layak baca, kalaupun sekedar cuma ingin menikmati penggambaran dunia Dream Utopianya aja! Wisata Fantasi, adalah salah satu elemen daya tarik yang hanya ada di genre Fantasy. Pengarang cukup pandai untuk memanfaatkannya semaksimal yang ia bisa.

Hal lain yang patut dipuji dengan dua jari jempol adalah kreativitas Pengarang dalam memberi nama-nama, terutama nama-nama property dalam dunia Dream Utopia-nya. Pengarang mampu memadu-padankan istilah-istlah bahasa Inggris menjadi suatu nama baru yang tetap konsisten dengan konsep baru yang dinamainya itu. Penamaan ini memberi excitement tersendiri dalam konteks fantasy, serta memunculkan definisi khas yang langsung lekat dalam imajinasi pembaca. Lihat beberapa contoh berikut ini:

Eleafator: magic lift yang terbuat dari anyaman daun
Aerosnake: Ular raksasa bersayap, bisa terbang, sering dipakai sebagai sarana transportasi udara
Elfiend: Elf yang berasal dari Dark Utopia, musuh Elfa
Dolphant: Animala persilangan Dolphin dan Elephant, berbentuk lumba-lumba yang memiliki gading, dipakai sebagai sarana transportasi air.

Pengarang juga memiliki sistem sihir yang cukup solid, disebutnya sebagai Natural Arts yang terdiri dari:

Hydromancy
Pyromancy
Aeromancy
Psychomancy

Tentunya masing-masing terkait dengan elemen yang diwakilinya: Air, Api, Angin, Jiwa.

Pendeknya, untuk buku yang satu ini, pengarang tampak sudah mempersiapkan Universenya secara lengkap dan detail, satu hal yang sangat saya puji untuk sebuah karya literasi Fantasy.

Selain setting yang unik dan komprehensif, jangan lupakan karakter-karakternya. Untuk karakter ini menurut saya sudah cukup standar dan bagus. Ada Verno si tokoh utama, Marsha yang juga menjadi lead role, Claire yang cerdas, Fantasia (Fan) yang artis penyanyi terkenal, dan masih banyak tokoh lain manusia maupun Elfa yang tampil cukup sesuai porsi masing-masing, membentuk susunan cast yang cukup menghidupkan cerita. Miriplah dengan tipikal tokoh-tokoh ala Harry Potter, sekalipun mungkin dalam hal karakterisasi masih kalah matang. Untungnya, hal ini masih bisa dikejar dan dikembangkan dalam novel sekuel. Setting yang solid akan sangat memudahkan hal ini.

Lantas apa yang bisa saya utarakan sebagai masukan?

Well, sebagai sebuah karya perdana, rasanya terlalu too good to be true, ya, kalo gak ada kelemahan? Hehehe,... menurut saya sih ada sedikit kelemahan yang bukan bersumber dari kemampuan pengarang dalam menulis atau berfantasi.

Di bagian-bagian awal, tempo cerita terasa enak melaju, dengan actions yang cukup memikat walaupun latar belakangnya kurang dijelaskan. Tak apa, sebab pembaca sadar bahwa cerita masih baru mulai. Memasuki bab Ujian ke Dream Utopia (masuk dunia mimpi rupanya harus diuji dulu), plot tambah memikat. Walaupun logika saya sempat berkali-kali terchallenge, berkali-kali pula saya menegasikannya, memaklumkannya semata karena emang lagi enak ngikutin ceritanya aja. Apalagi saat masuk dunia Dream Utopia secara utuh, wuah, saya sampai terkagum-kagum. Kira-kira sampai pertengahan buku setebal 500-an halaman ini.

Pas sampai pertengahan,.... (biasa, syndrom buku tebal!), mulai terasa slowing down. Aspek penceritaan tetap bagus, sih, cuma sebagai pembaca saya mulai bertanya-tanya. Ada cukup banyak pertanyaan yang saya ucapkan, antara lain (1) apa sih tujuan dari plot-plot ini? (2) mengapa rasanya mulai 'aneh', (3) saat fokus-fokus mulai bergeser pada konflik dan masalah, saya jadi check back dan memperhatikan kembali apa yang sudah terjadi dan apa arah pengarang selanjutnya.

Bukan salah pengarang sepenuhnya. Biasalah dalam suatu novel, pembaca akan disuguhi hal-hal memukau di bagian depan, sebelum kemudian mulai masuk ke inti permasalahan. Setelah hal-hal ajaib di awal mulai terasa biasa-biasa aja, otomatis otak saya akan mencari-cari masalah. "Trus ngapain, neh?" begitu kali, jika si otak bisa ngomong. Akibatnya, otak mulai menguraikan segala anomali yang dirasakannya. Saya harus berulang kali mengingatkan otak saya bahwa ini dunia mimpi, anomali itu dimungkinkan oleh logika cerita. Tapi dasar otak, teteup aja ngotot.

Beberapa hal ditanyakannya,

"Aneh deh, ngapain untuk masuk Dream Utopia aja pakai tes-tes yang segitu aneh? Udah gitu, apa relevansi tes-tes itu kemudian?"

"Dream Utopia ini ada yang ngatur (merintah), ya? Dan pemerintahnya itu ternyata tukang 'tipu'! Ternyata mereka ngerekrut anak-anak itu cuma untuk dijadikan pasukan melawan Dark Utopia. Kalo gue jadi orang tua murid di Yuna, gue udah bikin petisi, tuh."

"Dream Utopia sudah berusia 20.000 tahun lebih, dan ADA yang menciptakan!! Koq ngga hal itu ngga terefleksikan dalam cerita secara memuaskan?"

"Anak-anak ini di dunia nyata udah sekolah, eh di Dream Utopia SEKOLAH LAGI! Sekolah untuk mempertahankan diri, katanya. Lhah, kenapa gue harus mau masuk dalam dunia mimpi yang sama bahayanya dengan dunia nyata? udah gitu SEKOLAH! Boy I hate that word!" (Harap maklum, otak saya memang membenci sekolah, semata berdasarkan pengalamannya selama sembilan belas tahun di sistem pendidikan RI. Well, dia memang nggak bisa disalahkan, hehe).

"Kalo orang mati di Dream utopia, di dunia nyata dia mati juga gak ya?"

Terhadap pertanyaan-pertanyaan di atas, saya hanya nyengir aja menanggapinya.

"Untuk apa orang 'hidup' di Dream Utopia?"

Tek, untuk yg satu ini, terpaksa saya tercenung.

Well, mungkin di titik itulah ide saya dengan ide Sammy Balladrom gak ketemu. Saya orangnya terlalu serius, sehingga nggak bisa menemukan apa point terpenting dari all the fuss about this dream world, apabila segala alasan dan segala konflik mengenainya tidak terjelaskan secara memuaskan. Saya tahu, kadang Fantasi tidak selalu membutuhkan penjelasan. Tapi sebagai pembaca, saya paling malas kalau masih ada ruang-ruang kosong di kepala saya.

Ada orang bikin sebuah dunia mimpi Dream Utopia dua puluh ribu tahun yang lalu, untuk motivasi yang belum dijelaskan, dan lantas ada dunia lawan berupa Dark Utopia, yang mati-matian berusaha menerobos portal ke Dream Utopia untuk maksud yang juga kurang jelas. Bahwa Dark Utopia juga dianggap the bad guys, okelah. Tapi penjahat di dunia nyata aja ada alasannya kenapa jadi penjahat. Kemudian selama ini Dream Utopians merekrut warga Magestone melalui surat bersampul hijau itu, kenapa? Masih menjadi pertanyaan menggantung.

Gara-gara pertanyaan tersebut, upaya saya menikmati setengah buku ke belakang terus terang menjadi terganggu. Bukan salah pengarang, tapi salah saya sendiri. Gara-gara itu, konflik utama novel mengenai usaha para Guardiana mengantar Maiden of Tear ke Havarma Coast menempuh kesulitan (yg rasanya merupakan semacam ujian juga, karena sebetulnya mereka bisa lewat jalur lain yang lebih nyaman) guna menutup Portal, menjadi perjalanan yang tak terlampau menarik lagi bagi saya. Itulah jeleknya otak saya. Ketika masalah utamanya belum diaddress secara memuaskan, otak saya langsung menegasikan hal-hal lain sebagai sekedar tempelan belaka.

Padahal, apabila saya membaca tanpa prasangka apapun, jalinan cerita tetap merupakan kisah memukau yang sulit dicari tandingannya. Dream Utopia menetapkan siapa Maiden of Tear yang ke tiga belas, kemudian melakukan ujian (lagi) untuk mendapatkan Guardiana, kemudian Maiden of Tear dan Guardiana menempuh perjalanan berbahaya, memasuki alam Dream Utopia yang semakin ajaib, memecahkan berbagai persoalan, sampai akhirnya showdown melawan pasukan Dark Utopia di portal Havarma Coast. Padahal ada Treetop Lodge, padahal ada Lake of Undine (yang demikian imajinatif), padahal ada paduan suara Fan dan Syrenia yang memukau (sayang menyanyinya pakai bahasa Elfa yang kurang meyakinkan. Kalo dibikin pakai bahasa Inggris dengan makna yang pas, kurasa akan jauh lebih menggetarkan!), adegan klimaksnya juga terasa a wee bit keburu-buru, padahal ini sebuah kisah seru, sebetulnya :)

Jadi, kesimpulannya sebagai masukan saya: kalau pengarang berkenan memuaskan otak saya, please kembangkan sebagian plot untuk memperjelas misteri mengenai Dream Utopia yang belum tersingkap ini. Kenapa semua hal menjadi seperti sekarang. Tapi kalo gak berkenan, ya ga apa-apa juga, sih. You already have a great story :)

Sebagai penutup, saya mo kritik dua hal yang kurasa bukan porsinya Pengarang, tapi porsinya Penerbit.

Pertama mengenai sampul, yang kurasa sangat tidak do justice terhadap naskah top notch-nya pengarang ini. Ilustrasi sampul berupa gambar kepala cowok yang tiduran di rumput sambil menutup matanya. My God maksudnya apa? Ekspresi anak itu seperti anak bule yang lagi mikir "Cilaka, gue lupa ngerjain PR Mrs. Easton,", atau mungkin ekspresi si bintang basket yang lagi nyaris pingsan dan mimisan akibat kehantam bola basket di kepala. Nggak banget!! Font judul terlalu tipis dan kurang kontras (warna hijau keemasan di atas latar belakang warna hijau), sehingga ngga langsung terbaca di antara deretan buku di rak pajang. Cover belakang berisi sinopsis kepanjangan yang ditulis dengan huruf berfont ukuran 6 point, kali. Nggak kebaca di mata gue yang udah plus-minus-silindris ini!

Jangan salahkan pengarang, bila penjualan buku kurang menggembirakan. Itu akibat dari bad cover design!


Pokoknya, desain cover Dream of Utopia ini bener-bener merusak jurus "Judge by the Cover" gue, karena pertama kali ngelihat, jujur gue ngerasa ni buku 'murahan' banget, pasti ceritanya norak. Dan amboi ketika saya salah 100 persen, maka kesalahanku itu aku timpakan back-to-back pada desainer sampulnya! He he he,... (sorry ya mas ilustrator, saya tahu pemilihan gambar sampul bukan semata-mata ada di Anda, koq).

(Kalau saya ditanya ilustrasi apa yang pas buat sampul buku ini? Jawaban saya udah pasti: Gambar Pohon Yggdrasil, yang dilukis oleh ilustrator Fantasy yang kompeten.)

Yang Kedua, adalah mengenai Judul: Dream of Utopia.

Pertama baca judul itu di rak pajang, saya sempat mengerutkan kening, merasa ada sesuatu yang janggal. Kupikir-pikir lagi makna kata-kata itu menjadi, "Memimpikan (suatu) Utopia", tapi mustinya inggrisnya adalah Dreaming of an Utopia. Atau mungkin "Mimpinya si Utopia", koq masih aneh ya? Ah! Pokoknya itu terasa seperti Bahasa Inggris yang 'salah', aja.

Lantas di dalam bukunya, pengarang secara konsisten dan benar selalu menuliskan Dream Utopia, bersanding dengan Dark Utopia, atau Orientation Utopia, which is kuanggap benar karena masing-masing jelas menyebutkannya sebagai suatu nama tempat yang memiliki properti sifat-sifat tertentu.

Dan belakangan, aku dapat statement dari pengarang bahwa judul aslinya memang Dream Utopia, tapi kemudian 'curiously' disampul tercetak Dream of Utopia dengan sub judul: Maiden of Tears (Di halaman dalam aja masih tercetak judul original, Dream Utopia (Perjalanan di Dunia Mimpi)).

Aku nggak tahu kenapa dan darimana sang Penerbit punya ide se-misleading itu, tapi dugaan sementaraku saat ini adalah bahwa ini merupakan usaha para Agen Dark Utopia yang sedang menjalankan misi mencegah buku Dream Utopia laris di kalangan penggemar Fantasy (halah!)

Well, demikian aja kritiknya. Sedikit, khan? Kurasa dengan segala kelebihan dan pesona yang dimilikinya, nggak berlebihan bila untuk saat ini, Dream of Utopia karya Sammy Balladrom aku nobatkan sebagai The Best Fantasy in my List, menggeser posisi Ledgard, untuk sementara.


So, untuk Sammy, selamat datang penulis Fantasy baru Indonesia! You have a great work! Lanjutannya kami tunggu.

Untuk temen-temen penggemar Fantasy, kurasa tidak salah kalau aku rekomendasikan buku ini untuk dibaca. Layak beli, juga lah. Please support para pengarang potensial dengan membeli bukunya, jangan minjem atau nge-ebook. Biar gimanapun, kalo ga ada profit, ga mungkin bisa terbit kisah lanjutannya, dan kita juga yang rugi. He he he,...